PERSYARATAN PERCERAIAN UNTUK AGAMA ISLAM

Bagi orang yang menikah secara agama Islam melalui Kantor Urusan Agama (KUA)/bukan nikah sirih, maka jika ingin mengadakan perceraian haruslah dilaksanakan di Pengadilan Agama (PA) berwenang.

Berikut persyaratan perceraian untuk agama Islam:

  • Membuat dan mendaftarkan surat gugatan cerai ke Pengadilan Agama berwenang;
  • Ada buku nikah asli (tidak boleh fotokopi);
  • Saksi minimal 2 orang.

 

Jika ingin mengajukan gugatan cerai tanpa pengacara maka anda harus membuat dulu surat gugatan cerai. Cara membuat surat gugatan cerai, dapat dicari internet atau datang langsung ke Pengadilan Agama untuk mendapatkan contoh surat gugatan cerai.

Setelah surat gugatan cerai dibuat, selanjutnya mendaftarkan surat gugatan cerai itu ke Pengadilan Agama sesuai wilayah tempat tinggal saat ini si istri. Caranya:

  • Persiapkan uang sekitar Rp 600.000,00 – Rp 800.000,00 untuk biaya pendaftaran perkara, lalu;
  • Medaftarkan surat gugatan cerai di bagian “Pendaftaran”;
  • Membayar biaya perkara di bank yang ditunjuk oleh Pengadilan Agama;
  • Mengembalikan tanda bayar tersebut ke bagian kasir Pengadilan Agama;
  • Menunggu surat panggilan sidang dari Pengadilan Agama (penerimaan surat panggilan sidang itu biasanya sekitar 2-3 minggu terhitung sejak hari pendaftaran perkara).
Page 2 of 2
1 2