SIDANG GHOIB DI PENGADILAN AGAMA

Sidang ghoib hanyalah berlaku untuk perceraian agama Islam untuk situasi dimana si tergugatnya tidak diketahui alamat atau keberadaannya. Seringkali situasi di atas terjadi dimana si suami atau si istri telah lama meninggalkan pasangannya bertahun-tahun sehingga ia tidak dapat diketahui lagi keberadaannya. Jika demikian maka si penggugat tetap dapat ajukan gugatan cerai dengan cara sidang ghoib.

Intinya, sidang ghoib itu diajukan di Pengadilan Agama berwenang, kemudian penggilan untuk Tergugat dilakasanakan melalui kantor walikota setempat sebanyak 3x (selama kurang lebih 3 bulan).

Adapun tata cara sidang ghoib sebagai berikut:

  • Alamat dan keberadaan si tergugat, tidak diketahui sama sekali
  • Surat gugatan cerai diajukan di Pengadilan Agama wilayah domisili sang istri;
  • Surat keterangan domisili terakhir si tergugat dari kelurahan;
  • Buku nikah asli;
  • Akta lahir anak-anak
  • KTP dan KK

Adapun prakiraan lama Proses persidangan ghoin, sekitar 6 bulan.